Translate








Rabu, 18 Desember 2013

Menambahkan beberapa ip address ke dalam satu ethernet (Binding Ethernet)

Ketika membangun sebuah server dengan Linux, kadang diperlukan untuk mem-binding beberapa ip address kedalam satu ethernet. Hal ini bisa digunakan untuk beberapa keperluan, misalnya untuk membedakan layanan yang akan diberikan server berdasarkan ip address dengan keterbatasan fisik ehternet. Disini saya akan mencoba menambahkan (binding) ip baru kedalam ethernet yang sudah ada, sehingga satu interface ethernet akan memiliki dua buah alamat ip. Ethernet yang akan digunakan yakni eth0, dengan file konfigurasi yang sudah kita lakukan pada tutorial sebelumnya.

Sebagai asumsi, kita sudah memiliki interface ethernet (eth0) yang sudah dikonfigurasi seperti dibawah ini:

[root@PAJAJARAN ~]# cat /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
HWADDR=00:0C:29:8E:6D:D3
TYPE=Ethernet
UUID=59552eda-132b-4726-8119-d3a12d30a899
ONBOOT=yes
NM_CONTROLLED=yes
BOOTPROTO=none
IPADDR=192.168.1.100
NETMASK=255.255.255.0
GATEWAY=192.168.1.1


Kita sudah memiliki IP Address pertama, selanjutnya kita buat ip address yang kedua (ip alias), yang akan kita ambil dari eth0 diatas. Kita akan buat dengan nama eth0:1 Agar lebih mudah, kita salin saja file konfigurasi eth0 yang sudah ada, lalu kita ubah dengan nama baru. 

[root@PAJAJARAN ~]# cp /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0:1


Dengan perintah tersebut, kita telah memiliki file konfigurasi ifcfg/eth0:1 yang akan kita isi dengan IP address yang baru. Kita edit saja file tersebut seperti dibawah: 

DEVICE=eth0:1
TYPE=Ethernet
ONBOOT=yes
NM_CONTROLLED=yes
BOOTPROTO=none
IPADDR=192.168.10.100
NETMASK=255.255.255.0
GATEWAY=192.168.10.1


*) Nama DEVICE kita ganti dengan eth0:1
*) Baris HWADDRxxxxx dan UUIDxxxxxx kita hapus
*) Berikan IP Address yang baru Setelah melakukan konfigurasi.
Simpan dan keluar dari editor, lalu restart service network:

[root@PAJAJARAN ~]# service network restart
Shutting down interface eth0:                              [  OK  ]
Shutting down loopback interface:                          [  OK  ]
Bringing up loopback interface:                            [  OK  ]
Bringing up interface eth0:                                [  OK  ]


Untuk melihat hasil keseluruhan konfigurasi ethernet, kita ketikkan ifconfig:

[root@PAJAJARAN ~]# ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:8E:6D:D3
          inet addr:192.168.1.100  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe8e:6dd3/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:658 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:503 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:63468 (61.9 KiB)  TX bytes:56967 (55.6 KiB)

eth0:1    Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:8E:6D:D3
          inet addr:192.168.10.100  Bcast:192.168.10.255  Mask:255.255.255.0
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1

lo        Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)


Kita sudah memiliki dua buah alamat ip, yakni ip virtual eth0:1, dan eth0. Apabila kita ingin memiliki sejumlah ip address yang lebih banyak, kita bisa mengulangi langkah diatas. Misalnya dengan membuat eth0:2, eth0:3, dan seterusnya.

Like the Post? Do share with your Friends.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IconIconIconFollow Me on Pinterest

Blogger news

Blogroll

What's Hot